Kembali ke homepage

Laboratorium Hematologi

Laboratorium Hematologi merupakan salah satu Laboratorium  unggulan di Jurusan Analis Kesehatan Pekalongan. Di Laboratorium Hematologi, Mahasiswa dapat melakukan praktik pemeriksaan Hematologi, yaitu pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui keadaan darah dan komponen-komponennya seperti sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), trombosit dan bagian cairan yang berwarna kekuningan yang disebut plasma.

Laboratorium Hematologi membekali  Mahasiswa agar berkompetensi  dibidang Hematologi yaitu mahasiswa mampu melakukan  penilaian komponen sel darah secara lebih lengkap, mendeteksi  adanya kelainan sel darah seperti anemia, adanya infeksi atau kelainan sel darah putih, alergi dan gangguan pembekuan darah akibat kelainan jumlah trombosit serta gangguan faal Hemostasis.

Pemeriksaan Hematologi memiliki tujuan : (1). Mendeteksi kelainan hematologi, di mana diduga ada kelainan jumlah dan fungsi dari sel-sel darah, (2). Mendeteksi penyakit pendarahan yang menunjukkan kelainan faal hemostasis, (3). Membantu diagnosis penyakit infeksi dengan melihat kenaikan atau penurunan jumlah leukosit serta hitung jenisnya, (4). Mengetahui kelainan sistemik pada hati dan ginjal yang dapat mempengaruhi sel darah baik bentuk atau fungsinya.

Pemeriksaan hematologi  di Laboratorium Hematologi Jurusan Analis Kesehatan Pekalongan dapat dilakukan secara manual, semi otomatis dan otomatis. Berikut pemeriksaan Hematologi yang dapat dilakukan antara lain :

  1. Pemeriksaan Darah Lengkap (DL)
  2. Pemeriksaan Hemoglobin (Sahli & Cyanmet)
  3. Pemeriksaan Hematokrit
  4. Pemeriksaan Jumlah dan kelainan Eritrosit (sel darah merah)
  5. Pemeriksaan Jumlah dan kelainan Leukosit (sel darah putih)
  6. Pemeriksaan Jumlah dan kelainan Trombosit (platelet)
  7. Pemeriksaan Laju Endap darah
  8. Pmeeriksaan Retikulosit
  9. Pemeriksaan indeks eritrosit (MCV, MCH, MCHC)
  10. Pemeriksaan Faal Hemostasis (PT, APTT, INR)
  11. Pemeriksaan Hitung Jenis Leukosit (Diffcount)
  12. Pemeriksaan kelainan haemoragik (Bleeding time, cloting time, rumple leed, dan retraksi bekuan)
  13. Pemeriksaan Gambaran Darah Tepi
  14. Pemeriksaan daya tahan osmotik eritrosit yang dikenal sebagai resistensi osmotik eritrosit
  15. Pemeriksaan sel lupus eritematosus (LE)